Rasa khawatir berada di
antara batas hati dan pikiran. Dan rasa khawatir tersebut akan muncul saat
seorang manusia berada dalam keragu-raguan. Untuk tehindar dari keragu-raguan dalam diri kita, marilah kita
gunakan hati kita sebagai komando dalam kita bertindak dan mengambil sebuah
keputusan. Kita harus senantiasa mendengarkan kata hati kita, karena
sebenar-benar apa yang akan kita lakukan adalah yang sesuai dengan hati kita.
Agar apa yang kita lakukan sesuai dengan perintah Allah, kita senantiasa harus
menjaga hati kita dan selalu membersihkan hati kita agar tidak kotor. Karena
apabila hati kotor, maka pilihan atau jalan yang kita ambil pun akan salah.
Untuk menjaga hati kita
agar tetap bersih, kita senantiasa harus selalu mendekatkan diri kepada Allah
dan memperbanyak do’a. Karena dengan do’a, kita akan semakin dekat dengan Allah
SWT. Allah SWT berfirman dalam QS.Al baqarah ayat 186 yang artinya “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka
(jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang
berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala
perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada
dalam kebenaran”. Maka dari itu janganlah kita berputus asa jika do’a yang kita
panjatkan kepada Allah belum terkabul, kita senantiasa harus bersabar dan terus
perbanyak doa. Dan siapa orang-orang
yang tidak mau berdoa atau memohon kepada Allah, maka dialah orang yang
sombong. Marilah perbanyak do’a kepada Allah SWT, semoga kita termasuk dalam
golongan hamba-Nya yang beruntung. Aamiin…
Terima Kasih
http://powermathematics.blogspot.com/2011/10/elegi-menggapai-hati.html?showComment=1367759162107#c7063590282764811897
Tidak ada komentar:
Posting Komentar