Kamis, 09 Mei 2013

Refleksi "Elegi Ritual Ikhlas 37: Ketika Pikiranku Tak Berdaya "





Setelah membaca elegi bapak ini, yang saya dapatkan bahwa pikiran manusia itu sangatlah terbatas. Hal tersebut ditunjukan dengan ketidakmampuan manusia mengetahui apa itu fatamorgana. Fatamorgana itu dapat bersemayam di setiap hati manusia, di setiap pikiran manusia,  dam dapat pula berada diluar hati atau diluar pikiran. Banyak sekali hal-hal yang pikiran kita tidak ketahui. Maka dari itu, jangan sekali-kali kita berlaku sombong di dunia ini. Karena Allah SWT sangat tidak menyukai orang-orang yang sombong. Hanya Allah lah yang mengetahui segala sesuatu, dan Allah lah yang menentukan dan memutuskan segala sesuatu. Hanya ditangan Allah SWT segala Nasib manusia itu berada. Lahir, mati dan jodhoh itu ada ditangan Tuhan. Manusia itu hanya bisa ikhtiar dan berdoa. Maka sekecil-kecil dan sebesar-besar persoalan itu harus diserahkan  kepada Tuhan. Kita harus senantiasa berdoa dengan tawadu’ dan ikhlas. Allah SWT akan selalu mendengar doa orang yang ikhlas.
Aamiin…
Terima Kasih.

http://powermathematics.blogspot.com/2010/10/elegi-ketika-sekali-lagi-pikiranku-tak.html?showComment=1368165615475#c6506197895129540809

Tidak ada komentar:

Posting Komentar