Berbicara
tentang proses pembelajaran tidak akan lepas dari yang namanya obyek dan subyek
pembelajaran. Yang menjadikan masalah yaitu siapa yang menjadi obyek dan siapa
yang menjadi subyek dalam sebuah pembelajaran. Setelah membaca beberapa artikel
dari Bapak marsigit, saya dapat mengatakan bahwa seharusnya siswalah yang
menjadi subyek dalam sebuah pembelajaran. Di mana sebuah subyek haruslah yang
melakukan bukan yang menerima, yang diberi ataupun yang digurui. Dengan begitu
siswa mampu untuk menciptakan polanya
sendiri dan mampu memecahkan setiap masalah yang dihadapai dan akhirnya siswa
akan mudah dalam memahaminya karena merekalah yang menemukan pola tersebut. Pembelajaran
seperti itu yang namanya pembelajaran yang inovtif, dengan pembelajaran yang
inovatif maka kesan bahwa siswa selalu bergantung pada guru itu adalah salah. Peran
seorang guru yaitu bagaimana
memberdayakan siswa, untuk memfasilitasi siswa agar mereka mempersiapkan pembelajaran mereka
(aperseption), diskusikan secara aktif dalam kelompok kecil tertentu,
mengekspos ide-ide siswa dan menemukan kesimpulan mereka sendiri.
Jadi,
pembelajara inovatif merpakan metode pembelajaran yang baik jika bisa
diterapkan termasuk di Indnesia.
Terima
Kasih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar