Rabu, 03 April 2013

Refleksi "Dialog Internasional 6 Pendidikan Matematika"



Berbicara tentang proses pembelajaran tidak akan lepas dari yang namanya obyek dan subyek pembelajaran. Yang menjadikan masalah yaitu siapa yang menjadi obyek dan siapa yang menjadi subyek dalam sebuah pembelajaran. Setelah membaca beberapa artikel dari Bapak marsigit, saya dapat mengatakan bahwa seharusnya siswalah yang menjadi subyek dalam sebuah pembelajaran. Di mana sebuah subyek haruslah yang melakukan bukan yang menerima, yang diberi ataupun yang digurui. Dengan begitu siswa mampu  untuk menciptakan polanya sendiri dan mampu memecahkan setiap masalah yang dihadapai dan akhirnya siswa akan mudah dalam memahaminya karena merekalah yang menemukan pola tersebut. Pembelajaran seperti itu yang namanya pembelajaran yang inovtif, dengan pembelajaran yang inovatif maka kesan bahwa siswa selalu bergantung pada guru itu adalah salah. Peran seorang guru yaitu bagaimana memberdayakan siswa, untuk memfasilitasi siswa agar mereka mempersiapkan pembelajaran mereka (aperseption), diskusikan secara aktif dalam kelompok kecil tertentu, mengekspos ide-ide siswa dan menemukan kesimpulan mereka sendiri. Jadi, pembelajara inovatif merpakan metode pembelajaran yang baik jika bisa diterapkan termasuk di Indnesia.
Terima Kasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar