Rabu, 17 April 2013

Refleksi "Elegi Ritual Ikhlas 7: Tanya jawab pertama perihal Hati yang Ikhlas"



Hati Yang Ikhlas

Salah satu kunci diterimanya amal ibadah kita sebagai hamba Allah adalah Keihlasan. Karena keikhlasan merupakan tolok ukur diterima atau ditolaknya ibadah kita. Seperti yang sudah disampaikan oleh M. Alaika Salamulloh, bahwa niat yang benar akan menentukan kebenaran dalam beribadah. Jadi segala sesuatu itu harus diawal dengan niat yang lurus agar kebenaran ibadah itu ada dalam apa yang kita lakukan. Namun, untuk selalu ikhlas dalam hidup itu memang susah. Hal tersebut disebabkan oleh penghalang-penghalang yang muncul baik dalam kehidupan sehari-hari maupun penghalang dari dalam diri kita sendiri. Salah satu penghalang Ikhlas adalah Riya. Riya adalah apabila kita menunaikan sebuah amalan hanya untuk mendapatlkan pujian dari makhluk. Agar kita terhindar dari perbuatan riya ersebut kita harus kembali lagi pada komitmen awal kita, yaitu niat. Intinya, meluruskan niat adalah hal utama untuk melangkah.
Dari bacaan tersebut saya mau betanya, bagaimana cara meluruskan niat jika kita sedang dalam keadaan tertekan atau sedang tidak fokus??
Terimah Kasih :) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar