Rabu, 17 April 2013

Refleksi "Elegi Ritual Ikhlas 9: Menggapai Keutamaan Dzikir "


RITUAL IKHLAS

”Langkahku adalah dzikir. Ucapanku adalah dzikir. Perjalananku adalah dzikir. Ceramahku adalah dzikir. Presentasi makalahku adalah dzikir. SMS ku adalah dzikir. Bahkan tidurku itu ternyata adalah dzikirku juga. Maka ketika aku berdzikir dengan ikhlas, aku merasakan tiadalah jarak antara diriku dengan Allah SWT”. Pernyataan tersebut adalah bagian yang paling saya sukai dari percakapan di atas, pernyataan tersebut menunjukan bahwa dzikir merupakan hal yang harus senantiasa kita lakukan guna untuk menjaga hati kita agar tetap bersih. Hati adalah nafsu dan nafsu adalah perasaan-perasaan yang menguasai manusia itu sendiri, jadi agar hati kita selalu terisi dengan perasaan-perasaan yang baik, tenang, damai, bahagia, dan sebagainya maka kita senantiasa harus memperbanyak dzikir kita. Hal tersebut sesuai dengan tujuan dari dzikir yaitu bahwa Tujuan dzikir kalimat Laa ilaaha illalloh (diucapkan secra lisan) dan dzikir Allohu Alloh (diucapkan di dalam hati), yaitu supaya hati kita bersih. Jika kita sudah bersih maka Alloh yang Maha Segalanya akan dapat dirasakan di dalam hatinya. Dengan berdzikir kita dapat menjauhkan diri kita dari godaan syeitan yang terkutuk, aamin.
Dari bacaan tersebut, kesimpulan yang dapat saya ambil yaitu banyaklah berdzikir dan bertaubat kepada Allah.  Karena dengan itu kita akan semakin dekat dengan Allah SWT. Amin
Terima Kasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar