Rabu, 24 April 2013

Refleksi "Elegi Ritual Ikhlas 14: Perjuangan Dewi Umaya dan Muhammad Nurikhlas"




Begitu istimewa kisah sebuah keluarga di atas. Begitu eratnya hubungan antara ayah, ibu dan anak yang digambarkan dalam kisah di atas. Dalam kisah tersebut, menunjukan bahwa kasih sayang seorang ibu terhadap anaknya tak akan pernah berakhir, begitu pula kasih sayang dan perhatian anak kepada orang tuanya. Dalam  sebuah keluarga, haruslah kita saling memperhatikan dan mengingatkan antara satu sama lain. Seperti yang ditunjukan dalam kisah tersebut, bahwa seorang anak (Mohammad Nuriklas) dan istri (Dewi Umaya) yang terus berusaha menyadarkan sang ayah (Begawat Rama) agar lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.  Begitu sabar dan penuh kasih sayang yang ditunjukan oleh Mohammad Nuriklas dalam membantu ayahandanya. Hingga akhirnya ayahandanya pun menyadari akan apa yang selama ini dilakukan adalah salah. Itu lah arti sebuah keluarga yang sesungguhnya, saling menyayangi, mengasihi, dan saling memperingatkan jika ada di antara anggota keluarga yang melakukan kesalahan dalam bertindak. Setelah membaca kisah di atas, saya semakin rindu untuk pulang ke rumah dan ingin cepat bertemu dengan keluargaku.  Ya Allah, lindungilah kedua orang tuaku, jagalah mereka semoga mereka selalu dalam lindungan dan jalan-Mu. Semoga hamba dapat membahagiakan mereka. Aamiin…
Terima Kasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar