Doa adalah dzikir kepada Tuhan yang berisi
permohonan dan pujian kepada-Nya dengan menyebut sifat-sifat dan nama-nama-Nya.
Maka, senantiasa kita harus selalu berdoa kepada Allah karena Barang siapa
mengetuk pintu lebih banyak maka ia mendekati terbukanya pintu tersebut
untuknya. Mendo’akan kedua orang tua adalah sesutu yang tidak boleh kita
tinggalkan, karena berbakti kepada orang tua merupakan salah satu amal shalih
yang Agung bagi seorang muslim. Jadi, sudah merupakan kewajiban kita untuk
melakukannya. Berdo’a tidak harus dengan suara yang keras dan jelas, berdoa itu
cukup dengan suara yang lirih (tidak keras). Hal tersebut sesuai dengan firman
Allah ”Berdoalah kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan suara yang
lirih” (QS Al-Araf: 55). Karena berdoa dengan suara lirih itu
menunjukkan sopan santun dan keikhlasan, maka akan mendekatkan kepada
terkabulnya doa yang dipanjatkan. Berdoa dengan suara lirih juga menunjukkan
iman yang tinggi, karena yang bersangkutan mengetahui bahwa Allah mendengar doa
yang dipanjatkan dengan suara lirih. Suara lirih terasa lebih tunduk, lebih
tulus dan ikhlas dan lebih memungkinkan berkonsentrasi dalam hati, dan lebih
menjanjikan doa yang terus menerus karena suara lirih itu dihasilkan oleh suara
lidah atau organtubuh lainnya yang tidak bersifat capai.
Marilah senantiasa untuk selalu memanjatkan
do’a kepada Allah SWT, baik do’a untuk orang tua, teman, saudara, diri sendiri,
atau orang lain yang kita cintai. Karena sesungguhnya doa adalah dzikir kepada
Tuhan yang berisi permohonan dan pujian kepada-Nya dengan menyebut sifat-sifat
dan nama-nama-Nya. Jadi doa adalah dzikir plus. Sesungguhnya nikmat yang paling
besar adalah menghadap dan mengabdi kepada Tuhan. Smoga kita termasuk dalam
hamba-hamba-Nya yang beruntung. Aamin..
Terima Kasih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar