Rabu, 17 April 2013

Refleksi "Elegi Ritual Ikhlas 6: Cantraka Sakti Berkonsultasi kepada Muhammad Nurikhlas"



RITUAL IKHLAS


Sebuah pelajaran yang sangat menarik dan menyentuh hati, dari percakapan di atas telah ditunjukan bagaimana seorang yang memiliki nilai keikhlasan yang tinggi dan seseorang yang masih dalam lingkar kesombongan. Dalam tulisan tersebut dikatakan bahwa setinggi-tinggi nilai moral itu adalah komitmen. Jadi jika kita akan melakukan apapun atau mengikuti kegiatan apapun hal yang harus ada adalah komitmen dalam diri kita sendiri.  Karena semua pekerjaan itu terikat dengan ruang dan waktunya. Jadi, kita harus komitmen dengan niat kita terlebih dahulu karena meluruskan niat adalah hal yang sangat penting. Setelah niat kita luruskan, fokus dan konsentrasi adadalah hal yang perlu diperhatikan. Untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan apa yang sudah kita komitmenkan di bagian awal maka kita harus senantiasa fokus terhadapa apa yang sedang dilakukan, dan berkonsentrasi. Apa yang diungkapkan oleh Muhammad Nuriklas begitu menyejukan hati, bahwasannya kita senantiasa harus selalu beristighfar. Karena istighfar merupakan obat dari segala kesombongan. Berdoa kepada Allah SWT merupakan hal yang tidak boleh ditinggalkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Karena sesungguhnya kita di sini untuk menggapai keridaan Allah SWT. Hal yang sangat tepat dilakukan oleh Cantraka Sakti bahwa dia sudah mau menyadari bahwa apa yang selama ini dilakukan adalah merupakan kesombongan.
Kesimpulan yang dapat saya ambil dari percakan tersebut adalah awali segala sesuatu dengan niat. Karena dengan niat yang lurus insyaAllah hasil yang didapatkan akan baik. Aamin..
Teima Kasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar