Rabu, 24 April 2013

Refleksi "Elegi Ritual Ikhlas 29: Tasyakuran Ke Dua (Proyek Syurga)"



Setelah membaca kesepuluh cara membangun proyek menghuni syurga, hal yang saya dapatkan adalah tenda tanya. Apakah saya sudah termasuk kedalam golongan orang yang sudah melakukan semua amalan tersebut. Membangun Proyek Menghuni Syurga:
Sebelas: Tidak Membongkar Aib Orang Beriman
Duabelas: Selalu Mulai Dengan Salam
Tigabelas: Selalu Belajar dan Bertanya tentang Sesuatu yang tidak Diketahui
Empatbelas: Melakukan Amar Makruf Nahi Munkar
Limabelas: Tidak Marah Kecuali Karena Allah
Enambelas: Tidak Menyia-nyiakan Waktunya untuk Sesuatu yang tidak Bermanfaat
Tujuhbelas: Melakukan Salat Malam
Delapanbelas: Menjadi Teladan dalam Akhlak yang Terpuji di Rumah, di Jalan, dan di Pekerjaan
Sembilanbelas: Menghadiri Majelis Zikir dan Majelis Husainiayah
Duapuluh: Memelihara Pandangan dari Apa yang Diharamkan Allah
Duapuluhsatu: Memiliki Kecemburuan pada Agamanya dan Isterinya
Duapuluhdua: Bagi Perempuan, Memakai Hijab Secara Sempurna, tidak Menampakkan Selembar Rambut pun dengan Sengaja dan Tidak Berhias untuk Orang Lain Selain Suaminya.
Setelah melanjutkan membaca cara membangun proyek menghuni syurga, lagi-lagi tanda tanya itu muncul lagi. apakah kita sudah termasuk orang yang mengamalkan dan melaksanakan semua itu? Jawaban diri saya adalah belum. Maka dari itu, marilah kita senantiasa berusaha dan meningkatkan amal dan perbuatan positif kita untuk sebagai bekal kita di akhirat nanti. Karena tidak ada kata terlambat untuk berubah ke arah yang lebih baik. Namun, kita tidak boleh bersantai dalam kebaikan. Karena umur seseorang tidak ada yang bisa menebak. Allah lah yang meha mengetahui segala sesuatu.
Terima kasih

 http://powermathematics.blogspot.com/2011/02/elegi-tasyakuran-spiritual-ke-dua.html?showComment=1366851129009#c36227829270040888

Tidak ada komentar:

Posting Komentar