Manusia adalah
tempatnya salah dan dosa, namun kita sebagai makhluk Allah hendaknya selalu
berusaha untuk menghindari perbuatan
tersebut. Maka dari itu untuk meminimalisir dosa yang pernah kita lakukan, hal
yang harus kita perbuat adalah meminta ampun kepada Allah atau yang biasa
disebut dengan taubat. Dimana taubat yaitu kembali kepada Allah setelah
melakukan kesalahan. Taubat marupakan rahmat Allah yang diberikan kepada
hamba-Nya agar mereka dapat kembali kepada-Nya. Sebagaimana firman-Nya yang
bermaksud: “Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan
taubat yang sebenarnya.” (At-Tahrim: 8.). Taubat sebenarnya yang dimaksud itu
adalah taubat nasuha. Taubat nasuha merupakan taubat yang
sebenar-benarnya. Allah juga berfirman:”Dan
tidaklah taubat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan
yang hingga apabila datang ajal, kepada seseorang diantara mereka, barulah ia
mengatakan sesungguhnya saya taubat sekarang. Dan tidak pula diterima taubat
orang-orang yang mati sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu
telah kami sediakan sikas yang pedih” (Q.S. An Nisa: 18). Jadi Taubat
Nasuhah itu adalah mohon ampun kepada Allah dengan lisan dan penyesalan di
dalam hati terhadap suatu dosa yang telah dilakukan dengan jalan meninggalkan
dosa tersebut disertai niat tidak akan kembali lagi mengulanginya.
Jadi,
marilah kita melakukan taubat nasuha. Karena dengan taubat nasuha, peluang dosa
kita untuk diampuni oleh Allah sangat besar. Sesungguhnya Allah maha pengasih
lagi maha pengampun. Untuk mengawali niat kita untuk bertaubat, mengawali
dengan meminta maaf kepada sesama umat akan dosa yang pernah kita lakukan.
Kesimpulan dari artikel bapak ini, banyak-banyaklah bertaubat kepada Allah SWT.
Karena Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang mau bertaubat. Dan cara
paling mudah untuk bertaubat adalah dengan membaca istighfar.Insya Allah,
dengan istighfar maka dosa-dosa kita akan rontok dan kita mendapat ampunan dari
Allah, maka Rakhmat pun tercurah kepada kita. Amin ya rabbalalamin..
Terima
Kasih.
http://powermathematics.blogspot.com/2011/02/elegi-ritual-ikhlas-ii-memahami-makna.html?showComment=1366805458321#c2917912313705771126
http://powermathematics.blogspot.com/2011/02/elegi-ritual-ikhlas-ii-memahami-makna.html?showComment=1366805458321#c2917912313705771126
Tidak ada komentar:
Posting Komentar